+ -

Pages

Sabtu, 19 Januari 2019

Makan Gratis di McDonald's dan Dapat Cashback Hingga 73%

Makan gratis di McDonald's dan malah dapat uang kembali? Sebenarnya saya cukup telat untuk menulis ini karena saya sendiri telah menikmatinya sejak bulan Agustus 2018 lalu, namun sepertinya banyak yang masih belum tahu.
Oke, jadi ini sebenarnya salah satu promo dari aplikasi Cashbac.



Apa itu Cashbac?

Cashbac adalah sebuah aplikasi pembayaran yang memberikan instant cashback atau cashback rewards langsung yang otomatis bisa langsung kita gunakan di puluhan merchant yang sudah bekerjasama dengannya. Salah satu merchant tersebut adalah McDonald’s Indonesia.

Kenapa bisa makan gratis di McDonald’s?

Ceritanya begini, di bulan Agustus 2018 tersebut salah satu teman saya mengundang saya untuk mencoba aplikasi Cashbac, saya tertarik karena dia memberikan kode undangan dan dari kode tersebut saya mendapat Rp 50.000,- rupiah dalam aplikasi Cashbac yang bisa langsung digunakan untuk pembayaran. Tapi ada syaratnya, yaitu pengguna harus menyambungkan kartu kredit VISA/Master atau kartu debit seperti yang dikeluarkan Jenius dan digibank yang sebelumnya belum pernah didaftarkan pada aplikasi Cashbac.
Saat itu saya mendaftarkan kartu debit Jenius saya ke aplikasi Cashbac, kemudian mendapat 50.000 dan uang dalam aplikasi itu langsung saya pakai untuk pembayaran. Hebatnya dari uang gratis tersebut, kita kembali dapat cashback tergantung besaran promo yang berlangsung. Kebetulan saat itu sedang berlangsung promo Merdeka Cashback 73% di McDonald’s, jadi berapa penghematan yang saya dapatkan? Mari kita lihat histori transaksi saya ini:



Mendapat 50.000 dari undangan teman, maka:
- Saldo Cashbac: +50.000
Beli makanan di McDonald’s seharga 93.000 maka dipotong dengan rincian:
- dari saldo Cashbac: –50.000
- dari kartu debit: –43.000
Dapat cashback 8% dari McDonald’s sebesar 7.440,
Dan dapat cashback tambahan 73% dari Promo Merdeka Cashback sebesar 67.890, sehingga:
- Saldo Cashbac: +75.330
Saya mendapat 75.330 dalam bentuk saldo Cashbac yang kemudian bisa saya gunakan lagi untuk belanja. Oke, saat itu saya menggunakan tambahan sebesar 43.000 dari kartu debit karena pembeliannya di atas 50.000 (saldo Cashbac nggak cukup, hehehe). Tapi kalau teman-teman mau beli dibawah 50.000 juga bisa kok, caranya jangan lupa untuk memilih Yes pada pertanyaan Use Cashback? saat ingin melakukan pembayaran.



Apakah aman?

Ya, Cashbac tidak menyimpan data kartu kita, data kartu disimpan dalam server CyberSource yang dioperasikan oleh Visa Inc. Bahkan sebenarnya ya lebih aman dibanding memberikan kartu kita ke kasir saat pembayaran.

Jadi, bagaimana caranya?

Caranya download Cashbac dari Play Store atau App Store, daftarkan diri dengan memasukkan data-data, masukkan kode zak01bd saat pendaftaran, kemudian daftar kartu debit atau kredit yang ingin disambungkan dan akun siap digunakan. Jangan lupa untuk menyalakan opsi menggunakan saldo Cashbac ya seperti gambar di atas ya.

Untuk sekarang ada promo McDonald’s 8%+33%, jadi kalau teman-teman mendapat 50.000 dari pendaftaran pertama ini, kemudian membelanjakan langsung saldo Cashbac sebesar 50.000, maka bisa mendapat 4.000+16.500 saldo Cashbac yang bisa langsung dipakai untuk beli makanan lagi, atau kalau mau coba di merchant lainnya juga bisa misalnya di D’Cost, Family Mart dll.

Tentu ini berbeda dengan aplikasi cashback sejenis seperti Shopback yang biasanya memberikan cashback beberapa bulan setelah transaksi dilakukan

Selamat mencoba ya!
5 ZakwanSite: 2019 Makan gratis di McDonald's dan malah dapat uang kembali? Sebenarnya saya cukup telat untuk menulis ini karena saya sendiri telah menikma...

Rabu, 09 Januari 2019

Siapa Aldo Suparman? Mengenal Sosok Cawapres Pasangan Nurhadi-Aldo

Belum lama ini jagat media sosial dihebohkan dengan kehadiran pasangan capres fiktif Nurhadi-Aldo (Dildo) dari Koalisi Tronjal Tronjol Maha Asyik yang diusung oleh Partai Untuk Kebutuhan Iman (PUKI).

Siapakah Nurhadi-Aldo? Apakah mereka benar-benar ada?

Media massa telah memberitakan sosok Pak Nurhadi. Ia berprofesi sebagai tukang pijat refleksi di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Saya sendiri telah 'mengenal' sosok Bapak Nurhadi sejak tahun 2015 lewat twitter, saat itu ia sering mengunggah tweet singkat yang lucu bagi komunitas shitposting. Awalnya saya mengira kalau akun tersebut akun palsu, kemudian ketika saya melihat akun pak Nur Ha Di di Facebook saya menyadari kalau ia benar-benar ada, salah satunya karena ia sering memposting video live mengajak bershawalat atau sekadar menyapa anggota komunitas angka 10.

Lalu siapakah sosok Bapak Aldo?

Pak Nurhadi sendiri tidak mengenal siapa Pak Aldo, namun komunitas shitposting tidak asing dengan wajah Pak Aldo tersebut. Awal mulanya adalah saat sebuah akun bernama Aldo Suparman mengomentari salah satu konten dari halaman Penahan Rasa Berak (PRB) di Facebook. Saat itu komentarnya dibanjiri ribuan balasan dari pemirsa halaman PRB dan bapak Aldo Suparman pun berinteraksi membalas satu per satu komentar di sana dengan karakter polosnya.

Komentar Aldo Suparman pada halaman Penahan Rasa Berak
Akibatnya profil Facebook bapak Aldo Suparman pun sering dikunjungi warganet dan status-status lucunya pun dibagikan.

Status dari profil Aldo Suparman
Nah, menjawab pertanyaan berikutnya, apakah Aldo Suparman benar-benar ada? Jawabannya adalah tidak, wajah tersebut bukan seseorang yang benar-benar bernama Aldo Suparman, bukan pula hasil gabungan dari beberapa politisi seperti isu yang beredar salah satunya yaitu Bapak Djarot Saiful Hidayat. Foto yang digunakan oleh Cawapres Aldo Suparman adalah rekaan dari wajah seorang bapak yang pernah menjabat sebagai rektor salah satu universitas di Bali, tentu saja digunakan tanpa izin yang bersangkutan. Untuk baju yang dikenakan diambil dari foto kampanye Gus Ipul.

Jadi terjawab sudah ya siapakah Aldo Suparman, karakter tersebut merupakan karakter fiktif.
5 ZakwanSite: 2019 Belum lama ini jagat media sosial dihebohkan dengan kehadiran pasangan capres fiktif Nurhadi-Aldo (Dildo) dari Koalisi Tronjal Tronjol Maha ...
< >