+ -

Pages

Friday, May 29, 2015

Pemahaman Anda tentang Gender Mungkin Salah. Inilah Mengapa

Pada tahun 1940an, ahli biologi bernama Alfred Kinsey memulai serangkaian percobaan yang akan mengubah cara kita memandang seksualitas manusia (dan dibuatkan sebuah film berjudul "Kinsey", diperankan oleh Liam Neeson). Aspek yang paling bertahan dari warisannya adalah skala Kinsey. Skala Kinsey mengemukakan bahwa seksualitas manusia bisa digambarkan pada skala mulai dari nol (heteroseksual banget) hingga ke enam (homoseksual banget), dengan nuansa yang baik di antara keduanya. Skala ini akan memberi jalan pada gagasan modern bahwa seksualitas adalah hal yang dapat berubah-ubah, dan pengkategorian "gay", "straight/lurus", dan "lesbian" semakin berkurang.
Namun gagasan kita tentang gender―yang berbeda dari seksualitas, meskipun berkaitan dengan seksualitas― tidak punya seorang Kinsey yang memperjuangkannya, dan begitu banyak orang yang berpikir bahwa gender hanya ada dua bagian yaitu "laki-laki"dan "perempuan". Kalau kamu bukan salah satunya, berarti kamu yang satu lagi. Dan kalau kamu bukan kedua-duanya, berarti kamu yang lainnya.

Kenyataannya sedikit lebih kompleks, kata Nicole Avallone, wakil direktur sementara program dan kebijakan di LGBT Community Center di New York. "Setiap individu merasakan dan mengekspresikan gendernya dengan cara unik mereka sendiri," kata Nicole. "Dalam gagasan yang terus berkembang tentang identitas gender dan ekspresi gender, jenis kelamin tidak lagi bisa hanya dua hal laki-laki atau perempuan."


Ilustrasi: spektrum

Jadi, apa itu spektrum gender?


Untuk memahami spektrum gender, penting untuk membedakan antara istilah "jenis kelamin" dan "gender", walaupun, sama halnya seperti gender dan seksualitas, kedua hal tersebut berkaitan, tapi tidak dapat ditukar-tukar. Jenis kelamin itu biologis, seperangkat bagian reproduksi sejak Anda dilahirkan. Gender lebih merupakan fungsi identitas: pandangan Anda kepada diri Anda sebagai pria, wanita, atau lainnya, dan cara Anda memilih untuk menampilkan diri kepada dunia sebagai laki-laki, perempuan, atau lainnya. Gender mungkin sesuai atau mungkin pula tidak sesuai dengan jenis kelamin biologis Anda.

Alih-alih melihatnya sebagai dua sisi saja seperti pria-wanita, bayangkanlah gender sebagai sebuah garis rangkaian, kata Avallone. "Dalam masyarakat kita, mengekspresikan gender Anda dalam cara-cara tertentu―katakanlah, memakai celana dan memilih rambut pendek―lebih sering dikaitkan dengan garis tertentu, entah menjadi lebih dekat dengan pengkotakan sebagai 'laki-laki' atau dikotakkan sebagai 'perempuan'. Tetapi jika kita melihat gender sebagai sebuah garis rangkaian, setiap orang mungkin menempatkan diri mereka di sepanjang garis tersebut dengan sedikit berbeda."
Cass Liebman, magang kesehatan dan kesejahteraan di Brooklyn Community Pride Center, "hidup di tengah dua jenis kelamin," misalnya. Liebman, yang mengidentifikasi sebagai genderqueer (bukan laki-laki, bukan perempuan juga bukan transgender), menggunakan preferred gender pronoun (PGP/kata ganti gender yang disukai) sebagai "they."


"Sulit bagi saya awalnya untuk menggunakan 'they' sebagai kata ganti tunggal, karena saya ingat apa yang dikatakan guru tata bahasa saya. Tapi itu kata ganti yang paling terasa pas bagi saya."

"Apa jenis kelamin saya tidak ada hubungannya dengan identitas gender," Liebman menjelaskan. "Ini ada hubungannya dengan cara saya memahami dan mewakili campuran kepribadian saya sendiri antara maskulinitas dan feminitas." Gagasan spektrum jenis kelamin, maka, seperti skala Kinsey, menyatakan bahwa ada banyak tempat antara "laki-laki" dan "perempuan" yang dapat ditempati oleh seseorang. Dan tempat tersebut sangat cair dan dapat berubah dari waktu ke waktu, atau bahkan sehari-hari.

Pertimbangkan hak gender


Orang-orang cisgender -- artinya jenis kelamin mereka cocok dengan identitas gender yang mereka rasakan -- mendapatkan keuntungannya dengan cara yang tak disadari. Pertimbangkan bagaimana sederhananya bagi mereka yang secara biologis adalah perempuan dan mengidentifikasi dirinya sebagai perempuan untuk menggunakan toilet umum yang ditandai dengan tulisan "wanita". Atau kemudahan bagi seseorang yang merupakan laki-laki dari segi biologis dan identitas gender saat mencentang kolom laki-laki pada dokumen pemerintahan atau formulir di rumah sakit. Ini adalah kejadian yang secara psikologis dapat menantang, bahkan merusak, bagi seseorang yang mengidentifikasi dirinya di luar pengkotakan itu―belum lagi kekerasan yang nyata dan permusuhan yang biasa diarahkan bagi orang yang tampak berada di luar norma.

Dan orang yang berada di luar norma―yang cenderung selalu berada di luar norma―mungkin telah dipermalukan karena dirinya memiliki identitas gender yang tidak standar (anak perempuan yang benci pink, anak laki-laki yang main boneka) dari usia muda. "Seringnya, ekspresi gender orang-orang dimatikan dari awal karena konsep terkunci yang menyatakan anak ini ditugaskan sebagai laki-laki, atau anak ini ditugaskan sebagai perempuan, dan oleh karenanya, itu adalah jalan yang diperkenankan bagi anak-anak itu untuk hadir di dunia," Avallone menjelaskan. "Ini benar-benar merusak bagi rasa jati diri mereka. Orang-orang mulai menindas dan menyembunyikan bagian inti dari siapa mereka sebenarnya dan apa yang membuat mereka nyaman dalam identitas asli mereka tersebut."

Rintangan bahasa


Bagian dari kesulitan konseptualisasi gender sebagai sesuatu yang lebih dari sekedar pria dan wanita berasal dari bahasa itu sendiri. Kita ingin sesuatu menjadi rapi, konkrit, dan mudah diberi label dengan bahasa. Tapi itu sendiri bisa sulit untuk menjangkau pikiran seseorang terhadap sesuatu yang berada di luar bahasa. Dalam banyak kasus, masyarakat LGBTQ telah mengadaptasi kosakata yang cenderung ke arah hitam dan putih -- untuk mencakup spektrum identitas seksual dan gender yang bukan sekedar masalah hitam-putih. Ini dapat menumbuhkan kesalahpahaman. Bagaimana seseorang menggunakan istilah seperti "queer" atau "transgender" ketika itu berarti sesuatu yang berbeda-berbeda bagi setiap penggunanya?

"Tiap kali seseorang mengidentifikasi dirinya sebagai sesuatu selain laki-laki atau perempuan, kita ingin memberinya kotak lain agar nyaman―seperti 'trans'―karena kita lebih nyaman dengan itu," kata Avallone. "Dirimu adalah ini atau itu, atau dirimu adalah sesuatu yang lainnya. Tetapi ketika Anda memberikannya, Anda masih berisiko menetapkan harapan tertentu yang telah Anda buat atau yang Anda telah diberitahu tentang apa itu transgender. Beberapa lainnya mungkin mengatakan, 'Saya tidak cocok dalam kotak manapun.'"

Tidak seperti "transgender", yang mengacu secara khusus kepada identitas gender seseorang (secara umum, "trans" bisa berlaku bagi siapa saja yang identitas gendernya tidak sejajar dengan keadaan biologis mereka), "queer" lebih merupakan istilah yang memayungi setiap aspek baik gender maupun seksualitas―suatu penanda yang menandakan banyak hal sekaligus, menolak pengelompokan sederhana.

"'Queer' inilah istilah yang menyeluruh, yang menjadi alasan bagi saya menggunakannya. Ini membingungkan orang, dan membuat saya bahagia," kata Liebman. "Pada dasarnya, jika Anda menyerupakan 'queer' dengan spektrum, pemikiran Anda benar."

Bagaimana agar Anda lebih ramah terhadap gender?

Dengan menyadarinya.


Cukup dengan menyadari bahwa gender seseorang bukan hanya dua sisi adalah langkah awal yang baik. Selama mengakui diri Anda diidentifikasi sebagai seorang cisgender, Anda mungkin akan mendapatkan keuntungan dalam hak gender, Avallone menjelaskan.

"Saya tantang orang untuk menghabiskan satu harinya di mana mereka memperhatikan setiap kali ada masalah gender. Bisa jadi ketika berjalan ke toilet umum, atau mendengar orang mengatakan hal-hal berbau gender seperti, 'Cowok jangan nangis,' atau 'Jangan seperti banci,' atau berjalan melewati salon rambut dan melihat tanda yang mengatakan "Salon potongan laki" dan "Salon rambut perempuan'. Seperti apa rasanya bagi seseorang yang gendernya tidak sesuai dengan dua kelompok itu? Ada berapa banyak poin potensi ketidaknyamanan yang harus dihadapi orang itu setiap hari?"

Cek bahasamu.


Ketika kamu menyadari masalah gender ini, musnahkan kosakata-kosakata seperti, "Pria sejati adalah blablaba" atau "Wanita sejati punya blablaba" kata Liebman.

"Jika suatu hari saya bangun dan mengatakan, 'Aku adalah lelaki,' itu artinya aku laki-laki. Bahkan mengatakan hal-hal seperti, 'Wanita sejati itu punya lekuk tubuh,' bisa membuat malu mereka yang berada diluar definisi sempit itu. Beberapa wanita terlahir kurus dan cantik. Beberapa wanita punya lekuk tubuh dan itu elok. Beberapa wanita punya banyak lemak. Dan semuanya mengagumkan."

Gunakan kata ganti yang tepat.


Ya, bisa sulit untuk terbiasa menggunakan kata ganti "they"―atau "ze", atau "ve"―untuk satu orang tapi itu adalah tanda respek bagi pilihan seseorang. Dan jika suatu hari Anda mengacaukannya, dimana itu adalah hal normal, "Koreksi maksud Anda dan lanjutlah seakan tidak ada apa-apa," kata Liebman. "Bersikaplah normal, bersikaplah normal, bersikaplah normal. Satu hal yang seharusnya benar-benar tidak Anda lakukan adalah mengatakan semacam, 'Ya ampun, aku minta maaf, aku sangat menyesal, aku minta maaaaaaaaaaaf banget, banget, banget." Karena dengan demikian Anda malah akan lebih banyak menarik perhatian untuk itu."

Tanyakan.


Jika Anda tidak yakin apa kata ganti orang yang lebih disukainya, tanyakanlah. "Selama dilakukan dengan ramah, tanyakanlah―"Saya dengar Anda menyebut diri Anda sebagai ini, apa benar?'Itu lebih baik daripada terus membuat kesalahan lagi dan lagi," kata Liebman. "Beberapa orang mungkin tidak merasa nyaman berbicara tentang hal itu. Jika mereka mengatakan mereka tidak ingin berbicara tentang hal itu, maka lupakanlah."

Gunakan kepalamu.


Ada batasan apa yang pantas untuk ditanyakan, dan akal sehat harusnya cukup untuk memberitahumu jika melewati batas. "Jika kamu ingin menanyakan seperti, 'Kamu sudah dioperasi? Apa kamu bakal suntik testosteron?' Itu sama saja seperti Anda mengatakan, 'Aku mau tahu seperti apa jenis kelaminmu, karena ketidaktahuanku membuatku tidak nyaman,'" kata Liebman. "Pastinya Anda tidak akan mengajukan pertanyaan sejenis tersebut bagi orang cisgender, "Hey, penis kamu bentuknya bagaimana sih? Aku penasaran."

Untuk informasi lebih lanjut, lihat genderspectrum.org.

___________________________________________________________

oleh Rebecca Hiscott di attn: diterjemahkan oleh Zakwan Oebit.


It is time that we all see gender as a spectrum instead of two sets of opposing ideals. We should stop defining each other by what we are not, and start defining ourselves by who we are. - Emma Watson, UN Women Global Goodwill Ambassador
5 ZakwanSite: May 2015 Pada tahun 1940an, ahli biologi bernama Alfred Kinsey memulai serangkaian percobaan yang akan mengubah cara kita memandang seksualitas manus...

Thursday, May 7, 2015

Diskon Tiket Pesawat atau Hotel untuk Liburan

Hei, mungkin kamu lagi cari tiket pesawat atau tempat penginapan yang murah untuk liburan long weekend bulan ini?




Kebetulan PegiPegi yang sedang berulang tahun ke - 3 di bulan Mei ini mengadakan pesta diskon untuk hotel dan penerbangan.

Kamu bisa pilih kupon DISKON yang sesuai untuk kamu, ada 3 kupon untuk potongan harga hotel dan juga 3 kupon untuk potongan harga tiket pesawat yang berlaku jika kamu melakukan pemesanan di PegiPegi.

Psst, untuk pemesanan hotel, kamu bisa langsung cari hotelnya lewat widget di bawah ini:
Nah, untuk kupon DISKON nya, ini dia kodenya:

Kode Kupon Hotel:
  • HOTEL50 (Diskon hotel Rp. 50.000, berlaku untuk transaksi minimal Rp 200.000) 
  • HOTEL75 (Diskon hotel Rp 75.000, berlaku untuk transaksi minimal 500.000)
  • HOTEL100 (Diskon hotel Rp 100.000, berlaku untuk transaksi minimal Rp 700.000) 
Kode Kupon Tiket Penerbangan:
  • FLIGHT10 (Diskon Tiket Pesawat Rp 10.000, berlaku untuk transaksi minimal 500.000)
  • FLIGHT25 (Diskon Tiket Pesawat Rp 25.000, berlaku untuk transaksi minimal Rp 700.000)
  • FLIGHT50 (Diskon Tiket Pesawat Rp 50.000, berlaku untuk transaksi minimal Rp 1.200.000)
Perhatian: Promo diatas berlaku untuk pemesanan pada tanggal 7 - 9 Mei 2015. Penggunaan besar kecil hurufnya berpengaruh ya. Selamat menggunakan!

GRATIS KAMAR HOTEL bagi 5 orang yang bertransaksi dengan jumlah tertinggi selama 3 hari perayaan anniversary PegiPegi tersebut.

Kupon sudah tidak berlaku? Cek promo PegiPegi terbaru atau potongan harga lainnya disini: Promo PegiPegi
5 ZakwanSite: May 2015 Hei, mungkin kamu lagi cari tiket pesawat atau tempat penginapan yang murah untuk liburan long weekend bulan ini? Kebetulan PegiPegi...
< >