+ -

Pages

Wednesday, May 28, 2014

Kebohongan

Kadang-kadang saya geli dan kesal, dengan diri saya sendiri ketika mengingat hal-hal yang pernah saya alami. Dalam batin, "Duh, kok bodoh.", "Ah, kenapa nggak jujur aja","Ck, coba aja waktu itu begitu."

Walaupun begitu, saya sadar semua yang telah saya lalui ini terjadi bukan hanya karena diri saya sendiri, tapi juga karena adanya 'andil' orang lain. Kehidupan kita semua dipengaruhi oleh lingkungan sekitar kita, membentuk realitas kita masing-masing dalam memandang dunia, menentukan seperti apa keputusan yang akan kita ambil dan jalani.

Salah satu dari banyaknya andil yang mempengaruhi kehidupan yang kita jalani sekarang adalah kebohongan. Yak, ntah itu kebohongan yang kita beri dan kita dapat, dua-duanya ikut berperan dalam kehidupan yang kita jalani sekarang.

Ntah kenapa kita kadang senang membohongi orang lain sekaligus membohongi diri sendiri. Kebohongan itu contohnya ketika kita menyembunyikan pikiran dan rasa yang sebenarnya. Suka tapi bersikap seperti tidak suka. Tidak nyaman tapi bersikap seperti nyaman.

Bayangkan bagaimana cerita hidup yang kita jalani sekarang andai saja dulu kita tak membohongi diri. Bayangkan apa yang terjadi kalau kita dulu berani dan jujur dalam menyampaikan perasaan dan pemikiran. Mungkin ceritanya jauh berbeda. Mungkin akibatnya, dua orang tak perlu lama-lama untuk memulai hidup bersama-sama, dua-duanya bisa menyatakan perasaannya yang terpendam dan hubungan yang salah pun bisa mereka dihindari. Dengan kejujuran, mungkin juga akibatnya dua orang akan jauh lebih cepat berpisah, tak perlu bertahan lama dalam kepura-puraan dan kebohongan. dll..

Kebohongan saya, kebohongan dari tiap-tiap diri kita, pasti lah pernah ikut andil dalam kehidupan orang lain, bukan tak mungkin ada orang-orang yang mengambil keputusan dan menjalaninya sekarang karena kebohongan itu. Kebohongan orang lain pun mungkin telah membuat saya menentukan keputusan-keputusan yang telah lalu, yang pada akhirnya membuat saya bohong pada diri sendiri. Begitu juga dengan yang lainnya, mungkin juga orang lain ikut membohongi dirinya sendiri karena kebohongan saya.

Begitu seterusnya, reaksi berantai, akibat seseorang berbohong, orang lain ikut berbohong, jalan cerita pun semakin rumit dalam kebohongan itu. Terus-menerus meyambung kebohongan dengan kebohongan lainnya. Rantai yang mungkin cuma bisa dihancurkan dengan kejujuran, yang mengungkapkan apa yang sebenarnya dirasa dan dipikirkan, walaupun semuanya mungkin takkan bisa kembali seperti semula.

Tapi, ya begitulah, ntah kenapa kita senang membohongi diri dan orang lain, kita lanjutkan saja kebohongan itu dan anggaplah kita tak tahu. Hahaha, kita baru saja berbohong lagi. Kita sadar betul dalam melakukan kebohongan, kita berusaha membenarkan kebohongan itu dengan bilang; ini juga demi kebaikan orang lain. Karena ketika kita jujur, mungkin kita puas dan bahagia tapi akan ada orang lain yang kecewa dan terluka.
5 ZakwanSite: May 2014 Kadang-kadang saya geli dan kesal, dengan diri saya sendiri ketika mengingat hal-hal yang pernah saya alami. Dalam batin, "Duh, kok bod...

Friday, May 23, 2014

Pembeli bukanlah Raja.

Dalam lingkungan yang mengagung-agungkan kelas sosial, ego dan gengsi, terkadang permasalahan kecil bisa menjadi masalah besar. Salah satunya sering terjadi di dunia bisnis, antara pembeli dan penjual (atau kadang antara konsumen dan karyawan dari pemilik bisnis).

Kita sering mendengar ungkapan "pembeli adalah raja", tapi benarkah pembeli adalah raja? Masih relevankah konsep pembeli adalah raja?

Bagi saya pribadi, konsep ini sudah tidak relevan. Bagi saya, baik sebagai pembeli, ataupun penjual, dua-duanya adalah mitra, keduanya adalah dua hal yang saling membantu dan bekerja sama. Pembeli dapat enak, penjual dapat enak.

Tapi kadang-kadang, pembeli tak dapat yang dia mau. Itu pun dari pelayan/karyawan yang dipekerjakan, bukan dari pemilik bisnisnya. Karena bisa dibilang, pasti setiap pemilik bisnis ingin pelanggannya merasa puas.

Nah, permasalahannya dari berbagai hal yang menimbulkan ketidakpuasan itu, konsumen/pembeli tidak mau tau dengan proses panjang yang harus dilalui bisnis.

Dalam proses panjang itu salah satunya adalah perekrutan sumber daya manusia (SDM). Konsumen tidak mau tau bahwa kadang bisnis mengalami kesulitan dalam memperoleh SDM yang baik, apalagi di lingkungan yang mengagung-agungkan kelas sosial itu. Dengan kata lain, mungkin itu juga lah satu sebabnya kenapa terjadi konflik antara konsumen dan pelayan. Konsumen merasa superior, sedangkan pelayan pun adalah manusia yang tak mau direndahkan.

Selain itu juga ada faktor-faktor lainnya yang tak dipedulikan oleh konsumen. (Baca juga: #ObrolanTaksi: "Emang situ doang yang mau duit?"). Faktor lainnya, seperti dalam artikel yang saya sebutkan itu, kadang adalah hal yang tak terlintas di pikiran kita sama sekali.

Dalam artikel itu, saya menuliskan kisah seorang sopir taksi pernah bercerita kepada saya tentang kebijakan perusahaannya. Perusahaannya memberlakukan sistem poin pelanggaran pelayanan, yang mana jika sopir memenuhi poin itu, maka perusahaan bisa memberhentikan sopir dari perusahaan. Dari mana poin itu bisa didapat? Dari pengaduan konsumen taksi.

Nah, sopir taksi itu menceritakan, dalam beberapa kasus, pengaduan itu didapat dari masalah-masalah sepele berupa kesalahpahaman atau perlakuan penumpang/konsumen yang semena-mena. (Mungkin karena mental pembeli adalah raja?) Akibat dari masalah sepele itu dan mental raja itu, orang lain pun kehilangan pekerjaannya.

Begitulah.. kalau dari konsep pembeli adalah raja, mungkin bisa kita bilang sang raja tak puas dengan pelayannya. Hingga akhirnya raja pun marah.

Raja mungkin tak menyadari kalau pelayannya melakukan kesalahan itu karena grogi, kaku atau takut setelah melihat raja. Raja mungkin tak menyadari, perlakuan atau penampilannya yang merasa lebih tinggi dan berkuasa telah membuat pelayan tak menghormatinya. Atau, mungkin raja sudah tersenyum tapi murka karena pelayan tak senyum, tanpa peduli bagaimana hari-hari yang dilalui oleh pelayan saat itu.

Mungkin si pelayan lagi tertimpa sial, mungkin si pelayan sedang frustasi tapi harus tetap bekerja keras demi menghidupi diri dan keluarganya. Mungkin si pelayan sedang letih, mungkin pelayan lagi bersedih. Sebagai "raja", apa banyak konsumen/pembeli yang peduli hal-hal seperti itu? Kebanyakan, tidak.

Kebanyakan dari kita tidak mau tau, yang terpenting bagi kita adalah kepuasan diri kita sendiri setelah mengeluarkan uang kepada pembantu, buruh, sopir, pelayan dan orang-orang lainnya yang memberikan jasanya kepada kita.

Kita lupa mereka juga manusia. Karena kita punya uang dan merasa berkuasa, bukan berarti kita bisa ikut "membeli" mereka. Hendaknya kalau pun masih menganggap (kita sebagai) pembeli adalah raja, jadilah raja yang bijaksana, berempati dan tak semena-mena.
5 ZakwanSite: May 2014 Dalam lingkungan yang mengagung-agungkan kelas sosial, ego dan gengsi, terkadang permasalahan kecil bisa menjadi masalah besar. Salah satuny...

Wednesday, May 21, 2014

Subtitle - Cosmos: A Space Time Odyssey episode 11

Haruskah kita mati? Adakah makhluk yang bertahan hidup selamanya? Begitulah pertanyaan pembuka serial cosmos episode 11. Yak, Cosmos episode 11 ini berjudul The Immortals, bercerita banyak tentang bagaimana usaha manusia untuk mencapai 'keabadian'.

Dengan kecerdasan spesies kita, kita dapat mencapai keabadian itu. Sayangnya dengan 'kecerdasan' yang disalahgunakan juga pencapaian peradaban kita bisa hancur. Andai saja manusia bisa lebih bijak. :)

Penasaran keabadian seperti apa yang dimaksud?

Serialnya bisa didownload di torrent, banyak pilihannya di torrent. Tapi kalau gak ngerti torrent, silakan download di 300mbfilms.com passwordnya: 300mbfilms. (Saya sarankan di 300mbfilms download single links dari Filecloud.)

Tapi di saranin buat yang baru dengar serial Cosmos dan pengen nonton, mending nonton dulu dari Episode 1 dan seterusnya secara berurutan supaya gak bingung. Buat saya pribadi, episode ke 11 ini penuh kejutan! :D

Untuk episode 11 - The Immortals, subtitlenya bisa di download disini:
http://subscene.com/subtitles/cosmos-a-spacetime-odyssey-first-season/indonesian/934216

Subtitlenya episode lainnya juga ada nih, download deh dijamin berkesan ;)
- Subtitle Cosmos Episode 1
- Subtitle Cosmos Episode 2
- Subtitle Cosmos Episode 3,4,5,6,7
- Subtitle Cosmos Episode 8
- Subtitle Cosmos Episode 9
- Subtitle Cosmos Episode 10 
- Subtitle Cosmos Episode 12
- Subtitle Cosmos Episode 13
5 ZakwanSite: May 2014 Haruskah kita mati? Adakah makhluk yang bertahan hidup selamanya? Begitulah pertanyaan pembuka serial cosmos episode 11. Yak, Cosmos episode...

Wednesday, May 14, 2014

Subtitle - Cosmos: A Space Time Odyssey episode 10

Cosmos Episode 10 berjudul "The Electric Boy", banyak bercerita tentang Michael Faraday yang sebenarnya berjasa besar buat peradaban manusia saat ini. Bahkan tulisan ini bisa dibaca juga karena penemuan Michael Faraday, hampir segala teknologi yang ada sekarang adalah pengembangan dari penemuan Michael Faraday yang saat itu sempat dianggap remeh.



Nah, buat yang mencari terjemahan Bahasa Indonesia Cosmos Episode 10 - The Electric Boy, silakan download subtitle nya disini:
http://subscene.com/subtitles/cosmos-a-spacetime-odyssey-first-season/indonesian/934214

Filmnya (file kecil) bisa dicari di torrent, atau di 300mbfilms.com passwordnya: 300mbfilms. (Saya sarankan di 300mbfilms download single links dari Filecloud.)

Kalau perlu subtitle untuk episode lainnya, juga ada disini:
- Subtitle Cosmos Episode 1
- Subtitle Cosmos Episode 2
- Subtitle Cosmos Episode 3,4,5,6,7
- Subtitle Cosmos Episode 8 
- Subtitle Cosmos Episode 9
- Subtitle Cosmos Episode 11
- Subtitle Cosmos Episode 12
- Subtitle Cosmos Episode 13
5 ZakwanSite: May 2014 Cosmos Episode 10 berjudul "The Electric Boy", banyak bercerita tentang Michael Faraday yang sebenarnya berjasa besar buat peradab...

Friday, May 9, 2014

Subtitle - Cosmos: A Space Time Odyssey episode 9

Yeay! Cosmos udah sampe episode 9! Artinya Cosmos season satu ini tinggal empat episode lagi. Episode kali ini berjudul "The Lost World of Planet Earth", bercerita tentang benua Pangea (Continental Drift), kepunahan beberapa periode dan juga menyentuh tentang global warming yang sekarang mengancam peradaban manusia.


Pastinya udah nonton episode kedua dong? Nah, episode ini semacam sambungan dari cerita yang ada di episode 2. Kalo belum nonton, mending nonton dari awal. Nonton cosmos jangan lompat-lompat, ntar pusing. Hehehe

Oiya, saya suka visualisasi pergeseran benuanya, saya dulu suka mencari-cari bagaimana kira-kira bentuk benua-benua yang ada di Bumi sebelum berbentuk seperti sekarang.

Nah, buat yang cari subtitle Bahasa Indonesia Cosmos Episode 9, "The Lost World of Planet Earth", silakan download di:
subscene.com/subtitles/cosmos-a-spacetime-odyssey-first-season/indonesian/934213

Buat yang mau videonya, bisa dicari di torrent, atau di 300mbfilms.com passwordnya: 300mbfilms. (Saya sarankan di 300mbfilms download single links dari Filecloud.)

Buat yang baru dengar serial Cosmos dan pengen nonton, mending nonton dulu dari Episode 1 dan seterusnya secara berurutan supaya gak bingung.
Subtitlenya juga ada nih:
- Subtitle Cosmos Episode 1
- Subtitle Cosmos Episode 2
- Subtitle Cosmos Episode 3,4,5,6,7
- Subtitle Cosmos Episode 8
- Subtitle Cosmos Episode 10
- Subtitle Cosmos Episode 11
- Subtitle Cosmos Episode 12
- Subtitle Cosmos Episode 13
 

Subtitle-subtitle episode lanjutannya akan menyusul. Untuk minggu depan mungkin agak telat karena lagi banyak deadline tugas :D
5 ZakwanSite: May 2014 Yeay! Cosmos udah sampe episode 9! Artinya Cosmos season satu ini tinggal empat episode lagi. Episode kali ini berjudul "The Lost World...
< >