+ -

Pages

Friday, February 7, 2014

Kelak ketika kau di Surga

Aku akan ke neraka, ke setiap neraka yang ada. Tak usah berdebat neraka yang mana, aku akan kesana, aku akan ke neraka dari setiap kepercayaan yang ada.

Kelak ketika kau di Surga, ingatlah bahwa kau ada disana karena makhluk-makhluk seperti ku ada di neraka.

Kelak ketika kau di Surga dan dalam keabadianmu menikmati segala keindahan disana, kuharap kau tak lupa kau ada disana diatas penderitaan kami, makhluk-makluk yang (digariskan) ada di neraka.

Tak kan ada kebaikan tanpa keburukan.

Jika kami tak terpilih memilih (yang kamu anggap) keburukan itu, maka sia-sialah neraka itu ada.

Kau tahu kenapa setan ada? Dia agen tuhan. Dia ada untuk melaksanakan tugasnya, yang tentu saja telah digariskan oleh Yang Maha Tahu itu. Dia tak pernah ingkar dengan janjinya pada tuhan. Janjinya untuk bertugas membuat orang-orang masuk neraka. Sebagai bahan bakar neraka, agar api neraka terus menyala. Sehingga tak sia-sia tuhan menciptakannya.

Kau tahu kenapa setan yang terpilih ke neraka? Karena dia menolak bersujud pada manusia.
Kau tahu kenapa setan menolak bersujud pada manusia? Konon karena menurutnya hanya satu sembahannya, yaitu tuhan.

Iya, setan dihukum karena menolak menyembahmu, manusia. Dia ada di neraka agar manusia ada di surga. Tak kan ada kebaikan tanpa keburukan.

Aku dengar, kelak kau di surga boleh meminta apa saja. Akankah kau meminta makhluk-makhluk seperti kami juga masuk surga?

Aku tahu kau ingin ke surga, semuanya ingin ke surga. Tapi aku sepertinya terpilih ke neraka. Semuanya masuk surga itu mustahil, kan? Sebelum aku ke neraka, maukah kau bersama ku mencoba untuk membuat dunia ini menjadi surga bagi kita semua? Sebuah dunia dan kesempatan yang satu-satunya kita aku miliki untuk menikmati kehidupan, alangkah indahnya jika kita hidup berdampingan dan mampu menciptakan surga disini. Siapa yang tahu jika ternyata memang itu tugas kita ada di sini, menciptakan surga bagi kita, penerus kita dan spesies lainnya. Dengan cara tak bertengkar dan membuat kekacauan, meributkan surga dan neraka mana yang benar-benar ada.

utopia.
Aku takut, jangan-jangan kita mati begitu saja, hampa tanpa kelanjutan dan meninggalkan dunia yang menjadi semakin kacau untuk penerus kita, yang terus menerus bertengkar tentang kehidupan selanjutnya yang ternyata (bisa jadi) tak ada.

Kelak jika memang kau berhasil masuk surga, aku mohon, maukah kau memintanya mengulang semua kehidupan di dunia ini menjadi lebih baik?

Atau itu tak mungkin karena itu tak bisa? Ah iya, ku dengar kalau kau bisa mewujudkan semua yang kau inginkan, itu sih tuhan namanya.

Tapi kalaupun bisa, jangan-jangan kehidupan yang kita jalani sekarang adalah hasil dari permintaanmu di masa depan yang berhasil masuk surga di sana?
Aku pasrah saja.
5 ZakwanSite: Kelak ketika kau di Surga Aku akan ke neraka, ke setiap neraka yang ada. Tak usah berdebat neraka yang mana, aku akan kesana, aku akan ke neraka dari setiap kepercaya...

No comments:

Post a Comment

< >