Tuesday, February 18, 2014

Bahaya Indoktrinasi Sejak Kecil

Apa itu indoktrinasi? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan indoktrinasi adalah pemberian ajaran secara mendalam (tanpa kritik) atau penggemblengan mengenai suatu paham atau doktrin tertentu dengan melihat suatu kebenaran dari arah tertentu saja. Ya, tak boleh dikritik. Inilah mengapa ia disebut indoktrinasi.



Menurut saya, indoktrinasi apalagi jika dilakukan pada anak kecil adalah sesuatu yang sangat berbahaya. Bayangkan saja, anak-anak memiliki kemampuan untuk menyerap suatu ajaran dengan cepat, contohnya seperti kita yang dulu lebih mudah belajar membaca dan berbahasa daripada kita ketika dewasa.

Jika anak-anak diajari sesuatu sejak kecil, maka ajaran tersebut akan kuat terekam dalam otak anak-anak tersebut sampai ia dewasa. Beruntunglah jika sesuatu yang diajarkan adalah kasih sayang. Namun sangat disayangkan jika yang diajarkan adalah kebencian terhadap yang berbeda.







Indoktrinasi membunuh sisi kritis dan kebebasan anak-anak untuk bertanya. Anak-anak yang ingin menguji ide yang di doktrin, biasanya akan dilarang dan bahkan diancam jika tetap bertanya. Memang indoktrinasi dirancang sedemikian rupa agar doktrin yang ditanam dapat diterima begitu saja, sehingga siapapun yang bertanya akan takut dan akhirnya korban indoktrinasi pun yakin bahwa doktrin tersebut benar dan harus diperjuangkan sampai mati, sehingga doktrin tersebut tetap hidup.


Mereka, anak-anak yang berhasil didoktrin, akan diperbudak sampai dewasa. Mereka tak bebas berpikir, mereka tak bebas memilih. Anak-anak tentu saja tak dapat memilih mereka akan lahir dimana, sayang, setelah tak dapat memilih lahir dimana, mereka diberi label oleh keluarga/lingkungan tempat lahirnya. Tentu anak-anak tersebut tak pernah memilih label itu, apalagi dengan pertimbangan yang matang.
anak komunis, anak marxist, anak ateis, anak muslim, anak kristen... mengapa memberi label pada anak?
Anak-anak yang berhasil diindoktrinasi sejak kecil kemudian bersatu dalam grup-grup, menjadi dewasa dan akhirnya mendoktrin. Mungkin tak diajari membenci, tapi mungkin yang diajarkan adalah orang dengan ide berbeda itu hina. Mereka yang berhasil didoktrin akan diadu domba dan mungkin menjadi alat politik untuk memuluskan perjalanan suatu hal/ide/seseorang untuk menguasai dunia.

dailymail.co.uk: How North Korean children are taught to hate the American at kindergarten
Proses melepaskan diri dari indoktrinasi bukanlah hal mudah. Melawan pikiran sendiri, melawan ide yang telah ditanam kedalam pikiran sejak kecil. Proses indoktrinasi tak sama dengan menanamkan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan (sains) bukanlah indoktrinasi karena prinsip-prinsip dasar ilmu pengetahuan menuntut evaluasi diri yang kritis dan sikap mempertanyakan pikiran sendiri (skeptis).

Karena itu, jangan mendoktrin anak-anak kita, biarkan mereka membentuk opininya sendiri dan memilihnya ketika dewasa. Sebagai gantinya, ajarkan anak-anak cara berpikir yang baik, ajarkan mereka cara bernalar dan ajarkan mereka nilai-nilai kemanusiaan.
Stop indoktrinasi sejak kecil, sehingga akan terbentuk generasi masa depan yang sulit untuk diadu domba. :)
5 ZakwanSite: Bahaya Indoktrinasi Sejak Kecil Apa itu indoktrinasi? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan indoktrinasi adalah pemberian ajaran secara mendalam (tanpa kritik) atau...

No comments:

Post a Comment

< >