Friday, October 25, 2013

#CeritaKucing: Sapiens

Sore itu aku lagi nikmatin sunset di salah satu bangku taman.
Sapiens the CatDari kursi, aku liat ada kucing, sendiri, keliatannya juga lagi nikmatin sunset. Tapi waktu aku deketin, ternyata dia ngga sama sekali lagi keliatan menikmati apapun. Kepalanya tertunduk, kupingnya juga keliatan layu, badannya sedikit lusuh, usianya juga gak keliatan muda lagi.

Setelah kenalan, ternyata namanya Sapiens.

“Hehe, kayak nama spesies kami. Homo sapiens.” kataku.

“Oiya? Tapi saya pernah dengar, katanya sapiens itu berarti bijak. Dan saya lihat, spesies kalian sekarang malah tidak bijak.”

Aku nggak menimpali pernyataan dia yang itu dan sapiens melanjutkan kalimatnya tadi.

“Saya pernah dengar, ada manusia yang bilang, hidup manusia itu jangan kayak binatang. Jangan cuma makan, minum, tidur, nggak pernah ibadah.”

“Memangnya kalian tau apa tentang hidup kami makhluk yang kalian anggap binatang?”

“Hidup kami bukan cuma makan, minum, tidur. Kami juga bersyukur, beribadah, dengan cara kami sendiri.”

“Mungkin kalian manusia nggak tau, dan gak perlu tau bagaimana cara kami bersyukur. Setidaknya kami benar-benar bersyukur dengan menggunakan seluruh sumber daya yang ada di dunia ini. Selama kami hidup. Selama kami masih mampu.”
sapiens the cat
“Kami sadar, hidup ini cuma sementara. Karena itu kami gunakan kesempatan hidup sekali ini dengan sebaik-baiknya.”

“Tapi kalian, kadang menyiksa kami dengan alasan yang ngga jelas. Nggak sedikit diantaranya yang mati ditangan kalian.”

“Kalian hina sesama kalian dengan jenis kami, binatang, ‘Anjing’? ‘Babi’? Hahaha kasian sekali mereka. Untunglah kami tidak pernah menghina sesama dengan sebutan ‘Manusia’.” *sigh* Sapiens menghela nafasnya.

Sapiens waktu itu ngaku berumur 10 tahun. “Yah, kalo di manusia kira-kira umur saya setara 57 tahun” katanya.

“Maaf, aku lihat kamu cukup emosi, apa kamu menikmati hidupmu sekarang? tanyaku.

“Ya, saya cukup menikmati hidup ini. Bagaimanapun juga, tujuan kita sama, bertahan hidup. Jangan putus asa. Manusia, sadarlah apapun tujuan kalian, tujuan utamanya adalah untuk melestarikan populasi kalian. Minimal keturunan kalian.”

“Kalau kalian tidak mampu mempertahankan itu, spesies kalian punah. Dan lihat apa yang kalian lakukan sekarang? Kalian berperang, lucu, kalian mati dengan tangan spesies kalian sendiri.”
5 ZakwanSite: #CeritaKucing: Sapiens Sore itu aku lagi nikmatin sunset di salah satu bangku taman. Dari kursi, aku liat ada kucing, sendiri, keliatannya juga lagi nikmatin suns...

No comments:

Post a Comment

< >